Ujian Nasional 2014: Isi Permendikbud No.97 Tahun 2013

Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu berbagi info Permendikbud No.97 Tahun 2013 Tentang Ujian Nasional 2014--
PKementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengeluarkan aturan tentang Pelaksanaan UN 2014. Aturan tersebut dimuat dalam Peraturan Menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan (S/M/PK) dan Ujian Nasional, tertanggal 18 November 2013. Kriteria kelulusan adalah persyaratan pencapaian minimal untuk dinyatakan lulus peserta didik. Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian S/M/PK untuk semua mata pelajaran ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M/PK. Kriteria Kelulusan Peserta Didik mínimal rata-rata nilai dan mínimal nilai setiap mata pelajaran yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. Nilai S/M/PK diperoleh dari gabungan:

NILAI RAPOR
Rata-rata nilai rapor dengan bobot 70%
Semester I sampai dengan semester V pada SMP/MTs, SMPLB, dan Paket B/Wustha, SMK/MAK, dan Paket C Kejuruan;
Semester III sampai dengan semester V pada SMA/MA, SMALB, dan Paket C;
Semester I sampai dengan semester V bagi SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK yang menerapkan SKS.
Nilai Ujian S/M/PK dengan bobot 30%

KRITERIA KELULUSAN
Kriteria kelulusan peserta didik untuk Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB/SMK/MAK, Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan adalah:
NA setiap mata pelajaran yang diujinasionalkan paling rendah 4,0 (empat koma nol); dan rata-rata NA untuk semua mata pelajaran paling rendah 5,5 (lima koma lima).
NA merupakan gabungan Nilai S/M/PK dan Nilai UN dengan bobot 40% Nilai S/M/PK dan 60% Nilai UN.

Selengkapnya tentang Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013 KLIK DI SINI

Kita masih menunggu Kisi-Kisi UN tahun 2014, nantikan informasi berikutnya.
03 Desember 2013
  •