Contoh Kerangka Pidato Perpisahan

Contoh Kerangka Pidato Perpisahan--
Pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak atau wacana yang disiapkan untuk diucapkan di depan khalayak. Di dalam setiap pidato, ada topik pidato, yaitu pokok permasalahan yang ingin disampaikan. Topik tersebut dapat bermacam-macam, misalnya ilmu pengetahuan, masalah sosial, penyambutan, maulid nabi, serah terima jabatan organisasi, laporan kegiatan, wisuda/kelulusan, atau penyampaian ikut bergembira/berduka.

Agar dapat berpidato dengan efektif, sebaiknya naskah pidato dibuat terlebih dahulu. Membuat naskah pidato hampir sama dengan menulis karangan. Mula-mula, tentukan tema yang ingin disampaikan. Kemudian, membuat kerangka pidato. Jika sudah selesai, dilanjutkan dengan mengembangkan kerangka tersebut menjadi
sebuah naskah pidato yang utuh.

Secara garis besar naskah pidato berisi hal sebagai berikut.
1. Salam Pembuka
2. Pendahuluan/bagian awal: pengantar ke arah pokok materi pidato
3. Isi/inti pidato: berisi uraian yang perlu disampaikan
4. Kesimpulan/ bagian akhir: kesimpulan isi pidato

Contoh Kerangka Pidato Perpisahan
Tema : Perpisahan kelas IX
Tujuan ; Memberi informasi dan kesan
1. Pembuka
1.1 Salam pembuka
7.2 Ucapan syukur kepada Tuhan
1.3 Ucapan Terima kasih kepada pihak yang membantu
2.Isi pidato
2.1 Pengakuan/kesan selama berada di sekolah
2.2 Pesan kepada adik kelas
2.3 Makna perpisahan dan pelepasan
3. Penutup
3.1 Permohonan maaf
3,2 Mohon doa dari guru dan adik kelas.

Setelah selesai membuat kerangka, tulislah pidatomu sesuai kerangka tersebut. Setelah selesai, bacalah kembali, dan perbaiki kesalahan ejaan yang kamu temukan. Mintalah masukan dari teman atau anggota keluargamu.

Agar penyampaian pidatomu baik, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan saat berpidato.
1. Pahami dan hafalkan isi pidatomu dengan baik.
2. Hindari sikap/gerak mimik, tangan, dan badan yang berlebihan.
3, Berikan perhatian yang sama kepada seluruh pendengar.
4. Selalu tampak energik dan tidak lesu.
5. Jangan monoton.
6. Letakkan naskah pidato di meja/mimbar, jangan dipegang.
7. Jangan terpaku pada naskah.