Menemukan Informasi untuk Bahan Diskusi | Hasil Penelitian Terkait Novel/ Film Ayat-ayat Cinta

Menemukan Informasi untuk Bahan Diskusi | Hasil Penelitian Terkait Novel/ Film Ayat-ayat Cinta--

Ini bisa menjadi arsip yang dapat kalian pelajari sebagai bahan kegiatan pembelajaran Menemukan informasi untuk bahan diskusi. Ada empat judul yang tersedia lengkap dengan url-nya. Tunggu sajalah, bagaimana teknis dan pembagian tugasnya tentu akan diberikan di kelas nanti.
Untuk memperkaya wawasan, jika berkenan, silakan baca, iseng-iseng saja. Kalau kebetulan suka novel Ayat-ayat Cinta, tak salah kamu 'tersesat' di arsip ini....

1. HUMANISME DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA
Taufiq, Imam. 2009. Humanisme dalam Novel Ayat-ayat Cinta. Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Adanya nilai-nilai humanisme dalam novel AAC ini adalah sebagai sikap untuk mensosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan bagi terwujudnya kehidupan yang saling menghargai hak dan kewajiban antar sesama manusia. Hal itu terjawantahkan dalam enam bagian: 1) Humanisme sebagai upaya membentuk paradigma dan orientasi kehidupan, 2) Humanisme sebagai upaya mencintai manusia secara transendental, 3) Humanisme sebagai jalan tengah kehidupan, 4) Humanisme teologis: membangun kesadaran beragama secara inklusif dan toleran, 5) Humanisme Optimis: kesadaran atas harkat, martabat, dan kemampuan manusia, dan 6) Humanisme kemasyarakatan: upaya membangun idealitas hak dan kewajiban manusia.
http://digilib.uin-suka.ac.id/2927/

2. NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM AYAT-AYAT CINTA KARYA HANUNG BRAMANTYO
Ikhwanto, Anang. 2009. Nilai-nilai Pendidikan dalam Film Ayat-ayat Cinta Karya Hanung Bramantyo. Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Film Ayat-Ayat Cinta sebagai media pendidikan, hiburan dan informasi, dalam hal ini juga akan dijelaskan tinjauan umum film Ayat-Ayat Cinta. (2) Ada nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam film Ayat-Ayat Cinta yaitu nilai Iqtiqadiyah, syariah dan nilai khuluqiyah (3) Ada relevansi nilai-nilai dalam film Ayat-Ayat Cinta dengan pendidikan Islam kekinian.
http://digilib.uin-suka.ac.id/2693/


3. PACARAN DALAM ISLAM (KAJIAN ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA)
1. Konsep pacaran dalam Islam sebenarnya tidak ada. Namun, bukan berarti Islam tidak mengatur umatnya dalam pergaulan antar lawan jenis. Diantara konsep yang ditawarkan adalah konsep taaruf.
2. Di antara adab bergaul yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman yaitu menjaga mata dan tangan dari hal-hal yang mampu membangkitkan nafsu syahwat.
3. Dari analisis yang dilakukan penulis terhadap pemikiran Habiburrahman El-Shirazy dalam novel Ayat Ayat Cinta tentang pacaran dalam islam, maka dapat ditarik kesimpulan: (1) Melalui novel AAC, Kang Abik menyadari telah terjadi salah persepsi tentang konsep pacaran yang terjadi di dunia remaja saat ini dan ingin mengubah pergeseran paradigma tersebut. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran paradigma pacaran di kalangan remaja diantaranya: Kurangnya sosialisasi tentang gaya pacaran yang sehat, memudarnya nilai-nilai luhur budaya, kurangnya peran orangtua dalam memberikan pemahaman pendidikan agama.
http://ml.scribd.com/doc/77541785/BAB-I1

4. NILAI BUDAYA DARI FILM AYAT-AYAT CINTA
Film Ayat-Ayat Cinta sutradara Hanung Bramantyo ini menceritakan tentangkisah bagaimana seorang lelaki seharusnya memperlakukan wanita dan bagaimanaseharusnya kita bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Sikap Fahri yang selalu menerapkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupannya perlu kita ikuti, apalagi sikapMaria yang sopan, lembut, dan beretika serta sikap Aisha yang tulus dan ikhlas jugamerupakan sikap-sikap yang perlu kita teladani sebagai orang yang beragama.Pada film Ayat-Ayat Cinta Sutradara Hanung Branamtyo ini terdapat nili-nilai budaya yang meliputi nilai pendidikan, agama, status sosial, kebiasaan sehari-hari, dan seni budaya yang dapat dijadikan sebagai ilmu pengetahuan dan sebagian yang lainnya yang bernilai positif dapat pula diteladani untuk selanjutnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh kita sebagai makhluk sosial yang hidup bermasyarakat.
http://ml.scribd.com/doc/56629275/Bab-I-II-III-Daftar-Pustaka
30 Agustus 2012
  •