Ciri-ciri Sastra Klasik

Secara umum, sastra klasik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Penyebarannya dilakukan secara lisan (oral), dari mulut ke mulut. 
  2. Pengembangannya statis, perlahan-lahan, serta terbatas kepada kelompok-kelompok tertentu. 
  3. Pengarang umumnya tidak diketahui (anonim). 
  4. Berkembang dalam banyak versi akibat cara penyebarannya yang disampaikan secara lisan. 
  5. Ditandai ungkapan-ungkapan klise (formulazired). Misalnya, menggambarkan kecantikan seorang putri dengan ungkapan seperti bulan empat belas, menggambarkan kemarahan seorang tokoh dengan ungkapan seperti ulat berbelit-belit. 
  6. Berfungsi kolektif yaitu sebagai media pendidikan, pelipur lara, protes sosial, dan proyeksi keinginan terpendam. 
  7. Bersifat prologis, yakni mempunyai lokasi tersendiri yang tidak sesuai dengan logika umum. 
  8. Merupakan milik bersama dari kolektif tertentu.
Suka artikel ini?