BIOGRAFI LIONEL MESSI (Bagian Kesatu) | Legenda Hidup Barcelona

BIOGRAFI LIONEL MESSI (Bagian Kesatu) | Legenda Hidup Barcelona---
BIOGRAFI LIONEL MESSI (Bagian Kesatu) | Legenda Hidup Barcelona.......


Pagi musim dingin 24 Juni 1987 silam, pecah tangis seorang bayi yang baru melek melihat dunia. Di salah satu ruangan kamar rumah sakit Giuseppe Garibaldi di Rosario, Argentina itu satu keluarga sederhana merasakan lega luar biasa karena si jabang bayi lahir dalam keadaan sehat.
Bayi itu anak pasangan keluara seherhana, Jorge (29) dan Celia (27). Dia adalah buah hati ketiga pasangan tersebut setelah Rodrigo dan Matias, yang saat itu masih berusia tujuh dan lima tahun. Saat mengandung Messi, Celia yang memiliki darah keturunan Italia sebenarnya berharap bisa memiliki anak perempuan setelah dua orang anak sebelumnya berjenis kelamin laki-laki. Tapi takdir berbicara lain.
Proses kelahiran putra ketiga pasangan yang menikah pada 17 Juni 1978 itu berlangsung tidak sempurna. Komplikasi muncul, janin berada dalam kondisi gawat. Gyanecologist Norbeto Odetto yang memimpin proses persalinan melakukan induksi untuk menghindari efek negatif yang dialami sang bayi.

Wajah pucat mulai terlihat di raut muka Jorge setelah dokter berkata kepadanya akan mengeluarkan sang bayi melalui proses pembedahan perut sang ibu dengan gunting tajam.

Terbayang dalam pikiran Jorge, kejadian-kejadian mengerikan seperti di film horor.

Beberapa jam kemudian setelah proses pembedahan dan jahitan terakhir sang ibu rampung, lahirlah Messi sekitar pukul enam pagi. Bayi itu memiliki berat badan tiga kilogram dengan ukuran panjang hanya 47 centimeter.
Tentu ini bukan ukuran ideal untuk seorang jabang bayi. Saat pertama kali melihat Messi, dua orangtuanya cukup kaget menggambarkan postur Messi yang kecil dan agak
bulat hampir menyerupai buah tomat merah. Namun kegelisahan itu segera terusir dengan berganti kebahagiaan setelah anggota baru keluarga miskin itu berubah warna menjadi pink dan dinyatakan berada dalam kondisi sehat. Dengan segala keterbatasan yang ada, Messi tumbuh berkembang dalam pelukan keluarga sederhana.

Jorge hanyalah seorang pekerja pabrik baja, dan Celia bekerja sebagai pembersih paro
waktu. Dengan profesi itu, jelas mereka tak bisa bergelimang uang. Faktor ini yang membuat oangtua Messi menyerah dengan keadaan.
Keduanya tidak mampu membuat Messi terlepas dari penyakit hormonal yang bisa mengganggu pertumbuhan selayaknya anak-anak lain yang lahir dalam keadaan normal.
Penyebabnya tak lain karena mereka harus mengeluarkan uang sebesar 900 euro per bulan atau kira-kira Rp 11 juta untuk melakukan suntik hormon agar sang anak bisa berpostur ideal.
Bersambung ke Bagian Kedua

FOTO-FOTO LIONEL MESSI



Sumber :
Narasi: Repro BPost edisi cetak, edisi 12 Januari 2012
Video: Youtube
Foto: Google
Thanks to: Iskaruji dot com

Suka artikel ini?