Trio Majas Sindiran: Ironi, Sinisme, dan Sarkasme

Majas yang kita bahas kali ini memang kurang pantas untuk dipelajari. Tapi tak apa, sekadar diketahui.

A. Majas Ironi
Majas Ironi adalah majas sindiran halus yang menyatakan pertentangan makna, menyanjung kemudian menjatuhkan.
Contoh:
- Bagus benar tulisanmu sampai aku tak bisa membaca.
- Hai, baru pukul delapan, kamu sudah datang?
- Manis benar teh ini, terlalu banyak gula rupanya.
- Baik benar kelakuanmu, orang setua itu kaupukul.
- Bagus benar ucapanmu sehingga menyakitkan hati.
- Aduh rapinya tempat ini, barang-barang berantakan di sana-sini.

B. Majas Sinisme
Majas Sinisme adalah majas sindiran seperti ironi, namun agak kasar.
Contoh:
- Muak aku mendengar kata-katamu.
- Kamu sudah pandai, tak perlu nasihat lagi.

C. Majas Sarkasme
Majas Sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar dengan kata-kata yang tidak sopan.
Contoh:
- Dasar otak u**ng kamu.
- Hai, m**yet, mau apa kamu ke sini?
- Cepat mandi, k**bing.

Mohon maaf, sekali lagi, sekadar diketahui dan materi ini tak perlu dipelajari dan tak akan muncul dalam ulangan ataupun ujian.
29 Januari 2012
  •