Unsur 5W1H | Film The Raid (Serbuan Maut) yang Mendunia

5W1H merupakan kependekan dari What, where, when, who, why, how (ingat: kalau dilafalkan seperti bahasa Cina: wat wer wen, hu wai hau). Dalam B.Indonesia, lebih enak mengingatnya dengan membuat akronim: Adik Simba (Apa, DI mana, Kapan, SIapa, Mengapa, Bagaimana). Dan di semua soal ujian, bahkan ujian masuk CPNS sekalipun, materi ini selalu menjadi salah satu yang diujikan.
Materi pelajaran B.Indonesia berkaitan dengan 5W1H ini mencakup empat keterampilan berbahasa (membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara), misalnya menceritakan/menulis kembali teks bacaan baik berupa berita ataupun tajuk.
Apa
The Raid (Serbuan Maut) merupakan film pertama Indonesia yang menembus Hollywood. Serbuan Maut berkisah tentang pasukan khusus yang melakukan penyerbuan selama satu hari ke sebuah tempat bandar narkotika yang tidak tersentuh oleh aparat hukum. Dalam film ini sang sutradara menggabungkan beberapa seni beladiri di dalamnya seperti silat, judo, dan taekwondo.
Di mana
Sukses memenangkan Festival Film Toronto 2011 melalui kategori The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award, film The Raid (Serbuan Maut) rencananya akan diputar di bioskop Amerika Serikat dan 10 negara dunia lainnya, seperti Canada, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Australia dan lainnya.
Kapan
Film ini akan dirilis di Indonesia pada Maret 2012. Sebelum diputar di tanah air, film ini diikutsertakankan dalam beberapa festival internasional. Dan kemenangan The Raid di festival Toronto diraih melalui kategori The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award dan diumumkan pada Minggu 18 September 2011.
Siapa
Film produksi Merantau Films yang disutradarai oleh Gareth H. Evans (sutradara asal Inggris) ini, kembali menggandeng bintang-bintang di film Merantau seperti Iko Uwais (Rama) dan Yayan Ruhian (Mad Dog). Keduanya juga bertindak sebagai fighting choreographer bersama Gareth. Film ini diproduseri oleh Ario Sagantoro. Dan ternyata pula, Mike Shinoda yang merupakan personel grup Linkin Park terlibat mengerjakan music scoring-nya!!!.
Mengapa
Film ini sangat berbeda dari film action Amerika pada umumnya. The Raid unggul karena memamerkan keindahan koreografi silat yang dibuat sesempurna mungkin. Tidak ada fight cut cepat, benar-benar fight bebas. Karena sutradara ingin intensitas yang dibangun menjadi begitu agresif. Mulai dari opening 100 menit tidak ada nafas buat penonton karena film ini fight-nya hidup atau mati. Keunikan seni pencak silat di film ini bahkan sampai berhasil memikat Sony Pictures untuk me-remake (mendaur ulang).
Bagaimana
Unsur aksi di film Serbuan Maut lebih bervariasi, jika di film produksi sebelumnya (Film Merantau), unsur figthingnya untuk bertahan hidup, di film ini lebih ke arah hidup dan mati, jadi akan lebih seru. Selain seni beladiri, penggunaan senjata serbu seperti M.16 dan AK.47 juga digunakan di film ini. Proses produksi Serbuan Maut (The Raid) dimulai pada 14 Maret dan selesai akhir Mei 2011. Produser film The Raid Ario Sagantoro yang dihubungi okezone, Rabu (21/9/2011), sempat tidak percaya film itu mendapat sambutan penonton. Bahkan sampai berhasil memikat Sony Pictures. "Sebenarnya film ini juga ikut di festival Cannes, Prancis. Cuma saat itu finishing-nya belum selesai. Kita cuma kirim adegan-adegannya dan ternyata menarik distributor Sony Pictures," urainya. Diceritakan lelaki yang akrab disapa Toro itu, film kita ini menjadi opening film Midnight Madness weekend. "Dan setelah diumumkan pemenangnya, The Raid menjadi film pilihan penonton yang paling banyak ditonton. Itu apresiasinya luar biasa. Banyak diperbincangkan media luar negeri," tuturnya bangga.


SUMBER: Okezone dan 21cineplex
yadi82.com - Unsur 5W1H | Film The Raid (Serbuan Maut) yang Mendunia
readmore_tumb

Naskah Drama (Dua Pemain): Transkrip Percakapan Asrul dan Udin di PPT 5

Naskah Drama (Dua Pemain): Transkrip Percakapan Asrul dan Udin di PPT 5---
Arsip ini khusus buat yg mencari keyword naskah drama di kotak pencarian Google blog ini.
Secara umum, naskah drama terdiri atas tiga komponen: pelaku, percakapan, dan lakuan. Nama tokoh tidak harus ditulis dengan huruf besar dan dipisahkan oleh tanda titik dua dengan kalimat tokoh (percakapan). Petunjuk lakuan harus ditulis dengan menggunakan tanda kurung dan menggunakan huruf miring (Disamping tentu saja istilah-istilah asing, wajib menggunakan huruf miring)

Setting: Asrul dan Udin sedang duduk di Pos Ronda. Udin duduk bersila dan bersandar di tembok pos dan Asrul duduk dengan sebelah kaki menjuntai sambil memandang ke langit.
  1. ASRUL: (Memandang ke langit) "Allah sedang bercanda dg org-org di sekeliling kita, Din. Pak Jalal, dr yg terkaya menjadi yg termiskin, Bang Jek dan Ustad Feri, tak ada yang menyangka org2 sekuat mereka disingkarkan dari kepengurusan mushola. Aya dan Azam, kehilangan anak sejak dlm kandungan. (Mengalihkan pandang ke Udin) Lalu ada kau yg sedang menghadapi keinginan bercerai istri kau."
  2. UDIN: (Memandang Asrul) "Lha, dirimu sendiri ngapain?"
  3. ASRUL: "Awak tetap memandang langit." (Mengalihkan pandangan dari Udin ke langit kembali) Tetap mencari2 wajah Allah di antara pelangi dan halilintar. Tidak ada alasan untuk kita tidak bersyukur meskipun yg terhidang di piring kau hanya kerikil dan ranting kering..... Bumi mungkin lebih besar daripada manusia, (menekan nada suara) tapi takdirnya tetap berada di bawah injakan kaki manusia.
  4. (Hening sbntar)
  5. UDIN: (Terdiam lalu tiba-tiba) "Oke, soal kaki manusia, gue faham, Srul. Tapi yg lainnya, juga terlepas dari rantai komando....."
  6. ASRUL: "Agungkan Allah dan kerdilkan bumi maka seluruh alam semesta akan mengejar kita, Din."
  7. UDIN: "Maksudnya, kita bakal ditibanin sama planet2, Srul?"
  8. ASRUL: "Maksudnya, Diiiin. Jangan lagi kau menghamba kepada dunia. Karena dia akan menyiksa kau sampai akhir hayat. Anak, istri, harta, kekuasaan, itu semua dunia yg bisa menjadi fitnah. Cintailah mereka sewajarnya krn smua itu hanya titipan Allah. Cepat atau lambat, dg cara manis atau paksa, semua akan meninggalkan kita."
  9. UDIN: "Tapi, cinta boleh dong....."
  10. ASRUL: "Ya boleh, asal jgn menghamba. Allah bisa cemburu kalau kau menghamba kepada selain Dia"
  11. UDIN: "Jadi, boleh dong..."
  12. ASRUL: "Ya boleh. Asal jgn meraung-raung seolah2 Allah hanya sanggup memberikan keburukan dlm hidup."
  13. UDIN: "Benar juga ya, selama puluhan tahun gua tinggal di kampung ini, lebih banyak rukunnya daripada tawurannya."
  14. ASRUL: (Dg wajah berbinar dan telunjuk ke arah Udin) "Nah..."
  15. UDIN: "Sekedar satu perceraian saja tidak sebanding dg belasan tahun hidup berumah tangga."
  16. ASRUL: (Wajah sedikit serius, alis mengernyit) "Apa maksud kau, Din."
  17. UDIN: "Maksudnya skrg gua udah dpt pencerahan dari lu......" (Dengan wajah sedih) "Jd malu gua sama Allah...."
  18. (Mereka saling memandang, lalu terkekeh bersama)
Ditranskripsikan dari percakapan Udin dan Asrul di PPT Jilid 5.
Sumber foto: Google

yadi82.com - Naskah Drama (Dua Pemain): Transkrip Percakapan Asrul dan Udin di PPT 5
readmore_tumb

Angkatan Pujangga Baru (Angkatan 30)

Pujangga Baru, pada awalnya merupakan nama majalah bahasa dan sastra yang mulai diterbitkan pada bulan Juli 1933. Majalah ini menjadi wadah para sastrawan untuk menyalurkan karya-karyanya. Para sastrawan tersebut kemuadian menamakan dirinya kelompok Pujangga Baru. Berbeda dg Angkatan Balai Pustaka yg didominasi oleh sastrawan dari Sumatera, para sastrawan Angkatan Pujangga Baru tidak hanya dari Sumatera tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuan Pujangga Baru lebih jelas, yaitu menuju semangat baru untuk membentuk persatuan kebudayaan menuju Indonesia merdeka.

Berikut beberapa sastrawan yang termasuk dalam angkatan ini dan beberapa karyanya:
  1. Sutan Takdir Alisjahbana
  2. Dian Tak Kunjung Padam (1932), Layar Terkembang (1936), Anak Perawan di Sarang Penyamun (1941)
  3. Armijn Pane
  4. Habis Gelap Terbitlah Terang (1938-terjemahan surat-surat RA Kartini), Belenggu (1940)
  5. Amir Hamzah
  6. Nyanyi Sunyi (1937-kumpulan sajak), Bagawadgita (terjemahan bagian dari Mahabarata)
  7. Hamka
  8. Di bawah Lindungan Ka'bah (1938), Tenggelamnya Kapal Van der Wijk (1939), Merantau ke Deli (1939), Menunggu Beduk Berbunyi (1950)
  9. Rustam Effendi
  10. Air Mata Seni (1947-cerpen)
  11. Muh. Yamin
  12. Tanah Air (1922-kumpulan Puisi), Julius Caesar (terjemahan Shakespeare)
  13. J.E. Tatengkeng
  14. Rindu Dendam (1934-puisi)
  15. Sanusi Pane
  16. Pancaran Cinta (1926-kumpulan Prosa Lirik), Puspa Mega (1927-kumpulan puisi), Madah Kelana (1931-kumpulan puisi)

yadi82.com - Angkatan Pujangga Baru (Angkatan 30)
readmore_tumb

Novel dan Pengarang Angkatan Balai Pustaka

Angkatan Balai Pustaka merupakan salah satu angkatan dalam Periodesasi Sastra kita. Angkatan ini disebut juga Angkatan 20-an. Disebut begitu karena rata-rata novelnya (romannya) diterbitkan sekitar tahun 1920-an oleh penerbit Balai Pustaka.

Berikut novel/roman yang diterbitkan pada Angkatan 20-an ini (silakan klik judul yang berwarna kuning untuk membaca sinopsisnya):

1. AZAB DAN SENGSARA (Karya Merari Siregar)-1920
Tema: Kawin paksa, ketika perjodohan anak muda masih ditentukan oleh orangtua mereka.
Tokoh: Aminuddin, Mariamin, Baginda Diatas, Kasibun, Nuria, Sutan Baringin.

2. SABAI NAN ALUIH (Karya Tulis Sutan Sati)-1920

3. SITTI NURBAYA (Karya Marah Rusli)-1922
Tema: Kasih tak sampai dan kawin paksa
Tokoh: Sitti Nurbaya, Samsul Bahri, Datuk Meringgih

4. MENCARI PENCURI ANAK PERAWAN (Karya Suman Hasibuan)-1923

5. SALAH PILIH (Karya Nur Sutan Iskandar)-1928

6. SALAH ASUHAN (Karya Abdul Muis)-1928
Tema: Kesalahan dalam mendidik dan mengasuh anak, kisah kasih antara dua anak manusia berbeda bangsa.
Tokoh: Hanafi, Corrie, Rapiah, Safei, Ibu Hanafi.

7. SENGSARA MEMBAWA NIKMAT (Karya Tulis Sutan Sati)-1928

8. NERAKA DUNIA (Karya Nur Sutan Iskandar)-1934

9. HULUBALANG RAJA (Karya Nur Sutan Iskandar)-1934

10. KATAK HENDAK MENJADI LEMBU (Karya Nur Sutan Iskandar)-1935

11. NUSA PENIDA (Karya Anjar Asmara)

12. SUKRENI GADIS BALI (Karya I Gusti Nyoman Panji Tisna)-1936

Sumber Gambar: Adegan sinetron Siti Nurbaya (TVRI-1990)-Google
yadi82.com - Novel dan Pengarang Angkatan Balai Pustaka
readmore_tumb

Mengkritik dan Memuji Suatu Produk/ Karya Seni

Artikel ini terutama ditujukan kepada Lettisya Siregar atas pertanyaan yang diajukannya di Fanspage Pelajaran B.Indonesia di Jari Kamu mengenai contoh kalimat kritikan atau pujian terhadap produk atau suatu karya.
Dalam hidup ini kita sering melakukan aktivitas mengkritik dan memuji. Kita banyak memuji orang lain namun tak sedikit pula memberikan kritik.

Dalam pelajaran B.Indonesia, yang dipelajari tentang materi ini adalah bagaimana kritikan yang kita berikan itu bersifat halus dan tidak menyinggung perasaan.
Pujian yang baik adalah pujian yang tidak berlebihan karena kalau berlebihan, berarti ada udang di bawah tudung saji (Enak tuh buat lauk?????)
Sedangkan kritikan yang baik adalah bersifat sopan dan hendaknya didahului oleh pujian terlebih dahulu.

Contoh:
Dalam bentuk pernyataan:
Lukisan ini bagus sekali. Detil gambarnya sangat bagus dan sapuan warnanya begitu lembut dan halus. Sayang harganya mahal sekali.

Dalam bentuk percakapan:
X: Coba kamu lihat lukisan itu...
Y: Lukisan yg itu? Ah biasa saja!
X: Ah, kamu. Itu lukisan bagus, detil gambarnya sangat bagus dan sapuan warnanya begitu lembut dan halus. Yang sangat disayangkan, harganya mahal sekali.

Semoga bermanfaat....

yadi82.com - Mengkritik dan Memuji Suatu Produk/ Karya Seni
readmore_tumb

Opini Berdasarkan Fakta yang Terjadi | Riedl, Pikal, Firman, Ferry, Bob Hippy, dan Djohar Arifin

Di arsip sebelumnya mengenai menentukan fakta dan opini seputar hasil pertandingan Timnas dengan Bahrain yang berakhir kekalahan 0-2, kita menemui banyak fakta yang bersifat melemahkan timnas. Nah, agar pembahasan mengenai fakta dan opini terkait perjuangan timnas di ajang Pra Piala Dunia 2014 ini berimbang, saya merasa perlu untuk melengkapi dengan arsip ini: Opini berdasarkan Fakta yang Terjadi Pasca Kekalahan Timnas atas Bahrain.

Opini, merupakan ugkapan yang belum tentu benar, bersifat subyektif (menurut pendapat seseorang). Berikut adalah opini-opini yang diungkapkan berdasarkan fakta (peristiwa nyata) yang terjadi terkait dengan kekalahan menyesakkan timnas senior di ajang PPD 2014.

Yuk, kita simak saja opini-opini tersebut:

"Saya melihat Timnas sangat lelah. Tim yang melawan Bahrain bermain tanpa inspirasi, spirit, gairah serta sangat lemah secara taktik. "Hampir semua pemain pilihan saya. Karena meraka para pemain terbaik di Indonesia. Pemain yang sama diturunkan saat melawan Turkmenistan. Tentu saja, dua atau tiga pemain baru bisa masuk, tapi tak lebih dari itu." (Alfred Riedl layak mengomentari kekalahan pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 6 September 2011 itu. Karena ia yang meletakkan fondasi permainan dan sebagian besar pemain merupakan pilihannya sebelum posisinya diganti Wim Rijsbergen)) Sumber

"Dalam dunia sepakbola yang serba gila ini apapun bisa terjadi. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Riedl saat ini masih berada di Indonesia dan dia menyebut masih mau melatih lagi timnas Indonesia. Tapi semuanya kembali kepada keputusan PSSI karena kami tidak bisa berbuat apa-apa jika PSSI sudah mengambil keputusan." (Wolfgang Pikal) Sumber

"Soal kembali ke Riedl, tidak mungkin sepertinya. Masalah itu masalah sensitif saya rasa karena ini soal profesionalisme. Kalau soal maki-maki pemain, seperti Fabio Capello memaki-maki Frank Lampard, saya rasa juga normal-normal saja. (Jose) Mourinho juga begitu. Mungkin karakter Wim ya seperti itu (Bob Hippy-Anggota Exco PSSI).Sumber

Kekecewaan diungkapkan gelandang timnas Firman Utina, dalam akun twitternya pada Rabu kemarin (7/9/2011). "Saat skarang kami bagaikan anak ayam yg ditinggal induknya. Tapi harus di ingat kita adalah 1 tim yg harus 1 dan tidak bercerai berai. Seharusnya kita cari solusinya sama 'menir'." (Twitter Firman Utina, Rabu 7/9/2011) Sumber

"Kalau Wim memang tidak mau kami, mengapa dia tidak memilih sendiri pemain saat pertama kali ditunjuk jadi pelatih. Bukan seperti ini caranya, dia sangat tidak menghargai usaha dan kerja keras kawan-kawan. Siapapun pemain tidak ada yang mau kalah.
Saya pribadi kalau dia masih pelatih, tidak mau. Karena kata-kata dia itu keras sekali." (Ferry Rurinsulu) Sumber

"Kami tetap pertahankan timnas senior sampai tuntas. Mereka pemain terbaik saat ini. Mereka sudah berikan prestasi luar biasa. Mereka mampu masuk sampai babak ketiga PPD. Dan harus diingat, level (tim) yang dihadapi elit-elit Asia." (Djohar Arifin-Ketum PSSI) Sumber

StopPress!!!!
Pernyataan Wim di ruang ganti babak pertama yang dikutip Riedl:
"Saat Rijsbergen ditunjuk jadi pelatih Timnas, saya masih netral. Tapi, saya melihat dari mata yang berbeda dan mendengar dari saksi mata bahwa pelatih telah mencerca pemain secara kasar saat turun minum melawan Bahrain," kata Riedl dalam e-mail kepada VIVAnews.
"Ia bilang 'f**k you all (kalian semua brengsek). If you don't play better second half i kick all of you out (Jika kalian tak bermain lebih bagus di babak 2, saya akan mendepak kalian semua)," ucap Riedl menirukan perkataan Rijsbergen. "Itu tak bisa dipercaya, tapi saya yakini ia telah berkata seperti itu." Sumber

Sumber pernyataan: Detiksport, Vivanews, Tribunnews.
Sumber gambar background Garuda:Google
yadi82.com - Opini Berdasarkan Fakta yang Terjadi | Riedl, Pikal, Firman, Ferry, Bob Hippy, dan Djohar Arifin
readmore_tumb

Definisi dan Contoh: PARAGRAF INERATIF | Musibah Saipul Jamil

Artikel ini terutama ditujukan kepada Sheren Wijaya atas pertanyaan yang diajukannya di halaman Pelajaran B.Indonesia di Jari Kamu dalam Facebook mengenai paragraf ineratif.

Paragraf Ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di tengah paragraf. Biasanya diawali dengan gagasan penjelas sebagai pengantar, lalu disajikan gagasan utama sebagai puncaknya. Setelah itu masih dilanjutkan dengan gagasan penjelas.

Bandingkan paragraf deduktif ini (ide pokok berada di awal) dengan paragraf ineratif di bawahnya:

Lebaran tahun ini, musibah melanda artis Saipul Jamil. Sepulang mudik, mobilnya mengalami kecelakaan dan menewaskan istri tercintanya, Virginia. Saipul sendiri dan beberapa penumpang lainnya selamat walau luka-luka. Namun, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, kemalangan Saipul masih berlanjut. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas musibah yang dialaminya. Padahal, Saipul sudah bersumpah, dia tidak dalam keadaan mengantuk. Saat peristiwa kecelakaan terjadi, ia dalam kondisi bugar.

Contoh paragraf ineratif:
Sepulang mudik, mobil Saipul Jamil mengalami kecelakaan di Tol Padalarang Km 97 arah Jakarta. Malang baginya, kecelakaan itu menewaskan istri tercintanya, Virginia. Saipul sendiri dan beberapa penumpang lainnya selamat walau luka-luka. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, musibah yang dialami Saipul bak tak ada hentinya. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas musibah yang dialaminya. Padahal, Saipul sudah bersumpah, dia tidak dalam keadaan mengantuk. Saat peristiwa kecelakaan terjadi, ia dalam kondisi bugar.

Kalimat penjelas 1:
Sepulang mudik, mobil Saipul Jamil mengalami kecelakaan di Tol Padalarang Km 97 arah Jakarta.

Kalimat penjelas 2:
Malang baginya, kecelakaan itu menewaskan istri tercintanya, Virginia.

Kalimat penjelas 3:
Saipul sendiri dan beberapa penumpang lainnya selamat walau luka-luka.

Kalimat utama:
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, musibah yang dialami Saipul bak tak ada hentinya.


Kalimat penjelas 4:
Ia ditetapkan sebagai tersangka atas musibah yang dialaminya.

Kalimat penjelas 5:
Padahal, Saipul sudah bersumpah, dia tidak dalam keadaan mengantuk.

Kalimat penjelas 6:
Saat peristiwa kecelakaan terjadi, ia dalam kondisi bugar.

Semoga dapat dipahami dan selamat belajar.....

Sumber foto: Google
yadi82.com - Definisi dan Contoh: PARAGRAF INERATIF | Musibah Saipul Jamil
readmore_tumb

Membedakan Fakta dan Opini | Kekalahan 0-2 Timnas Indonesia dari Bahrain

Dalam pelajaran B.Indonesia, kalian sering menemui materi menentukan fakta dan opini, biasanya melalui teks bacaan, berita yang diperdengarkan/dibaca, atau pada iklan.

Fakta adalah sesuatu yang benar adanya, tidak terbantahkan (Biasanya sesuatu yang menjawab pertanyaan Apa, Di mana, Kapan, Siapa, dan Mengapa).

Sedangkan opini (pendapat) adalah sesuatu yang belum tentu benar, bersifat subyektif (Biasanya yang menjawab pertanyaan Bagaimana).

Tentu kalian dapat membedakan mana yang merupakan FAKTA dan mana yang merupakan OPINI dari pernyataan-pernyataan berikut ini:

PERNYATAAN 1:
"Mungkin kami akan mengirim scout untuk mencari pemain-pemain baru untuk bermain di dalam tim yang bisa bermain untuk level seperti ini."
PERNYATAAN 2:
"Masih ada empat pertandingan tersisa."
PERNYATAAN 3:
"Kita masih punya kans."
(Wim Rijsbergen, Pelatih Indonesia)

PERNYATAAN 4:
"Saya tidak setuju dengan perbedaan fisik dan postur tubuh, karena seperti yang Anda lihat, tidak ada gol-gol yang tercipta dari keunggulan postur tubuh."
(Peter Taylor, Pelatih Bahrain)

PERNYATAAN 5:
"Harus introspeksi, termasuk manajemen timnas. Keterlambatan kepulangan ke Jakarta seharusnya tidak sampai terjadi. Contoh lain kesalahan manajemen timnas adalah terkait keberangkatan M Nasuha ke Iran. Sang bek sebelumnya sudah dipastikan tak bisa main karena akumulasi kartu, namun tetap disertakan dalam lawatan ke Tehran."
(Bambang Nurdiansyah, mantan pemain Timnas)

PERNYATAAN 6:
"FIFA memang tak bisa tolerir gangguan-gangguan seperti itu. Kita semua pun ingin menjadi tuan rumah yang baik dan menang secara ksatria."
PERNYATAAN 7:
"Sebenarnya penonton kita hampir semuanya tertib. Hanya satu-dua orang yang pakai petasan. Oleh karena itu ke depan ini jadi pelajaran.
PERNYATAAN 8:
"Polisi dan petugas diharap lebih tegas untuk men-screening suporter yang masuk, dengan melakukan sweeping dan semacamnya."
(Andi Mallarangeng, Menpora)

PERNYATAAN 9:
"Di pertandingan selanjutnya, Indonesia akan menjamu Qatar pada 11 Oktober dan balik bertamu ke Qatar pada 11 November."
PERNYATAAN 10:
"Setelah itu, bertanding di kandang menjamu Iran (15 November) dan terakhir dijamu Bahrain (25 Februari 2012)."
(Numpang Nampang dot com +o+)


Jawaban:
FAKTA: 2,4,5,6,9,10
OPINI: 1,3,7,8
Contoh Soal Ujian Nasional

Sumber foto dan pernyataan: Detiksport.com
yadi82.com - Membedakan Fakta dan Opini | Kekalahan 0-2 Timnas Indonesia dari Bahrain
readmore_tumb

Berlibur Lebaran di Kota Citra Garden: Wisata Alam yang Murah Meriah

Alhamdulillah sudah tiba kembali di rumah. Kali ini, setelah sebelumnya sempat mencuri-curi kesempatan online lewat laptop famili yang kebetulan sedang nganggur, akhirnya bisa update blog di laptop sendiri yg dimonopoli sendiri. Hhehe...

Lebaran, selain identik dengan ketupat dan silaturrahim ke sanak saudara, juga identik dengan piknik ke tempat-tempat rekreasi. Nah, saya mau bagi-bagi sedikit tentang tempat rekreasi yang mudah, murah, dan memuaskan: Kota Citra Garden.

Kota Citra Garden (KCG) merupakan tempat wisata alam dan danau (buatan). Selain terdapat komplek perumahan dan toko, di KCG juga terdapat kapal kecil, bebek air, dan speedboat. Buat yg suka petualangan, juga disediakan sepeda gunung dan fasilitas outbond. Jika perlu, kalian bisa puas menikmati seharian penuh semua fasilitas itu hanya dengan tiket masuk Rp2000,00 (Duaribu rupiah), di luar biaya fasilitas yg disediakan (speedboat Rp70.000 maksimal 5 orang, kapal Rp70.000 maksimal 12 orang, bebek air Rp20.000 maksimal 2 org dewasa dan 2 anak-anak selama 30 menit). Tempat makan dan minum juga tersedia.

Jadi, buat kalian yang masih mau nambah liburan, bisa tuh pagi ini meluncur ke sana. Tempatnya 18km dari kota Banjarmasin atau sekitar 1km dari bandara Syamsudin Noor.


TAG FOTO KAMUJalan masuk dari pintu gerbang menuju lokasi

TAG FOTO KAMUNaik perahu selama 30 menit keliling pulau buatan

TAG FOTO KAMUPemandangan dari arah perahu

TAG FOTO KAMUPemandangan dari arah perahu

TAG FOTO KAMUPatung kepala singa yg terdapat di pulau buatan tengah danau

TAG FOTO KAMUJembatan menyeberang ke pulau di tengah danau

TAG FOTO KAMUNaik Bebek Air

TAG FOTO KAMUPemandangan dari arah bebek air yang dikayuh

TAG FOTO KAMUSekadar aksi dengan MB yang tersedia

TAG FOTO KAMU

TAG FOTO KAMU

TAG FOTO KAMUIpar berfoto dg Ian Kasela (Radja)



yadi82.com - Berlibur Lebaran di Kota Citra Garden: Wisata Alam yang Murah Meriah
readmore_tumb

Review Film TENDANGAN DARI LANGIT | Sinopsis


Saya tak salah memilih film Tendangan dari Langit ini untuk saya tonton bersama keluarga saya. Ketika hari pertama lebaran, sesudah shalat Ied di Sabilal, dan silaturrahim ke rumah mertua dan sanak famili lainnya di Banjarmasin, saya membawa istri dan dua anak saya (3 tahun dan 7 tahun) mengayunkan tujuan ke Duta Mall. Saat tiba, jam baru menunjukkan pukul 11.17 WITA. Menurut petugas, mall baru dibuka pukul 12.00, namun sudah banyak pengunjung yang datang. Tepat pukul 12.00, pintu mall dibuka. Kami segera menuju ke Studio 21. Dari 8 film yang ditayangkan, saya memilih TDL, dan seperti yang telah saya sebut di atas, ini merupakan pilihan yang tepat: Cocok buat kami orangtua dan cocok buat anak-anak saya (padahal saat itu film Di Bawah Lindungan Ka'bah juga sedang diputar. Tapi, karena pertimbangan anak-anak saya harus memilih TDL).


TDL merupakan film yang komplit, ada suka, sedih, dan juga lucu. Bukan sekadar film tentang bola, tapi juga tentang persahabatan yang indah, tentang cinta anak dan orangtua, tentang cita-cita, tentang optimisme, dan juga..... politik (walau dalam skala kecil).
Kalian dapat menyaksikan bagaimana indahnya persahabatn Wahyu (Yosie Kristanto), Indah (Maudy Ayunda) dan Meli (Natasha Chairani), serta Purnomo (Joshua), si penyair dan Jordy yg kocak (maaf saya lupa nama tokoh yg dia mainkan). Keindahan itu bisa kalian saksikan ketika Indah mau hadir atas permintaan Wahyu di pertandingan bola antardesa.

Belakangan, ketika Indah meminta Wahyu untuk hadir di Balai Kota dalam Lomba Debat Bahasa Inggris mewakili sekolah, Wahyu terlambat datang gara-gara menolong anak-anak bertampang Indo yang dikejar anak-anak lain dan mengantarkan mereka pulang ke rumahnya. Ternyata kedua anak yang ditolong Wahyu itu adalah anak Timo, pelatih Persema Malang. Dari sini, mimpi Wahyu dimulai. Namun, ganjarannya, Indah tidak konsentrasi bertanding karena mencari-cari wajah Wahyu di antara penonton, dan hanya juara dua yang didapat. Indah marah, dan minta tak mau lagi ditemui oleh Wahyu. Begitu pula bagaimana indahnya dukungan dari kedua teman Wahyu: Joshua dan Jordy. Mereka merupakan teman-teman Wahyu yg setia. Mereka pulalah yang membesar-besarkan berita bahwa Wahyu mengikuti Try Out di Persema. Try Out-nya memang benar tetapi cerita yang diumbar Joshua dan Jordy yang dilebih-lebihkan.

Kalian dapat lihat bagaimana tingkah Joshua bercerita kepada teman sekolah dan kampungnya tentang Wahyu dengan gayanya yang sok penyair (lihat di Thriler 2 menit ke 01.10), dan tingkah Jordy (sebagai Mitro???) yang kocak yang mengatakan bahwa Wahyu selalu menelepon dirinya tiap hari dan mengatakan sedang makan bareng sama Irfan Bachdim (Lihat di Thriler 2 menit ke 01.35). Beberapa adegan mereka ketika di kelas, juga tak kalah serunya. Kalian bisa bergelak tawa ketika pelajaran B.Inggris, Wahyu ditanya oleh gurunya tentang arti "Don't look the book from the cover." Wahyu dengan polosnya menjawab: "Jangan lihat buku dari covernya, Bu." Sontak saja, rekan-rekan di kelasnya tertawa-tawa, termasuk Indah. Wahyu diceritakan memang tak pandai dalam pelajaran B.Inggris. Ia percaya saja ketika mengetuk pintu kamar Indah untuk sekadar menanyakan apa arti kalimat di poster Irfan Bachdim yang ia dapatkan dari pelatih Persema tersebut. Indah yang masih marah gara-gara Wahyu terlambat datang di acara Debat B.Inggris itupun menjawab: "Jangan pernah temui aku lagi" (tulisan di posternya sih kurang lebih: "Don't ever give up"

Sebagaimana cerita pada umumnya, konflik selalu ada. Konflik yang nyata adalah bagaimana bencinya ayah Wahyu (diperankan oleh Sujiwo Tejo) keika mendengar anaknya itu ternyata memilih bermain bola daripada menemaninya jualan. Sepatu bola Wahyu dibakar. Kesedihan pun dimulai. Namun Wahyu merupakan anak yang berbakti, ia lalu meminta maaf pada ayahnya (ini sungguh adegan yg mengharukan, lho). Adegan haru lainnya adalah ketika Wahyu lagi-lagi bermain bola atas bujukan Agus Kuncoro yg memberi iming-iming hadiah yg lebih besar agar bisa membelikan sesuatu untuk ayahnya. Ketika masih di lapangan bola desa (yang juga ada warung kopinya), Wahyu sempat menanyakan alasan mengapa ayahnya sangat benci dengan sepakbola kepada Agus Kuncoro, tiba-tiba ayah Wahyu datang. Ia mengamuk, berkelahi dengan Agus dan menampar Wahyu hingga terpelanting. Meredam kemarahan ayahnya, Wahyu lalu berjanji tidak akan lagi bermain bola. Dan kemudian, memberikan seekor kuda kepada ayahnya, hadiah yang ia dapat karena memenangkan klubnya. Ayah Wahyu terdiam (ketika adegan ini, penonton dibuat tertawa dengan adegan tukang warung yg sembunyi di balik warungnya, ketakutan melihat amarah ayah Wahyu).

Sejak mendapat kuda, ayah Wahyu berubah ceria, dan tak pernah murung lagi (Oh, ya... Kalian cari tahu sendiri, apa alasan ayah Wahyu begitu benci dengan bola, tonton saja sendiri). Dan berikutnya, kalian akan merasakan bagaimana hangatnya ayah dan anak ini menjalani hidup selanjutnya. Kalian akan rasakan keharuan ketika Wahyu menanyakan kepada ayahnya, mana yang dipilih: cinta ataukah sepakbola.

Cerita ini juga dibumbui politik (menurut pendapat saya, sekadar istilah saja). Sebagai seorang pelatih klub sepakbola di desanya, tokoh yg dimainkan oleh Agus Kuncoro, hanya menggunakan tenaga Wahyu untuk dibayar memenangkan prtandingan sehingga dapat mendongkrak popularitas pemilik klub untuk dapat dipilih lagi dalam pemilu kepala desa. Agus Kuncoro juga sempat berusaha memanfaatkan momen Wahyu dipanggil mengikuti Try Out di Persema untuk numpang nge-TOP (walaupun sebenarnya orangnya baik dan berjasa juga bagi Wahyu).

Konflik memuncak ketika pelatih Timo menyatakan Wahyu tak lolos Try Out karena dari hasil pemeriksaan medis, ada kelainan di lutut kanan Wahyu. Ayah Wahyu marah besar, sementara Wahyu meringkuk di kamarnya menahan kesedihan sambil mendengar celotehan dan amukan ayahnya. Sedangkan ibunya hanya terdiam dengan kesedihan yang tak terkira. Namun, setelah sadar, ayah Wahyu kemudian meminta maaf kepada Wahyu dan berusaha membesarkan hati anaknya.

Di tengah keterpurukannya, Wahyu bangkit. Tak lagi sedih melihat keakraban Indah dengan Hendro (diperankan Giorgino), teman sekelasnya dan Indah. Ia kembali bermain bola, antarkecamatan. Dan Agus Kuncoro sangat senang atas kenyataan itu.

Ketegangan kembali datang ketika Wahyu mengalami cedera dalam pertandingan namun ia ditolong oleh psikoterapis Persema, Matias Ibo, Irfan Bachdim, dan Kim Kurniawan yang datang tepat waktu. Mereka datang hendak menyampaikan pesan Timo bahwa kelainan di lutut Wahyu dapat disembuhkan asal ditangani secara profesional.

Menonton film ini, dijamin kening kalian tidak akan berkerut. Kalian tidak akan pulang membawa kehampaan karena ending cerita yang bahagia (happy ending), bukan ending terbuka (open ending).

Selain mata kita yang dimanjakan oleh indahnya panorama gunung Bromo, akhir cerita TDL sungguh membahagiakan. Tidak ada dendam dari Hendro yg belakangan dekat dengan Indah karena akhirnya Indah lebih memilih Wahyu (tak ada sikap antagonis berlebihan seperti sinetron2 remaja pada umumnya -- huh bete ngeliat yg begituan). Tidak ada lagi sikap antipati ayah Indah (diperankan Tarzan) terhadap Wahyu. Semuanya mendukung Wahyu dan berangkat ke stadion menonton Wahyu bertanding bersama Persema....

Berikut bonus thriler Film Tendangan Dari Langit:
THRILER 1
THRILER 2
Sumber Video: Youtube
Sumber foto: Sinemart


yadi82.com - Review Film TENDANGAN DARI LANGIT | Sinopsis
readmore_tumb