Tulisan Asli Keke "Surat Kecil untuk Tuhan" | Goresan Terakhir Keke sebelum Meninggal

  • Tulisan Asli Keke "Surat Kecil untuk Tuhan" | Goresan Terakhir Keke sebelum Meninggal--- Posting (artikel) ini didedikasikan kepada almarhumah Gitta Sessa Wanda Cantika dan buat kalian juga yg ingin mengenal dan mengenang almarhumah. Keke (panggilan akrabnya) meninggal tgl 25 Desember 2006 saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sebelum menghembuskan nafasnya, ia sempat menuliskan kata-kata terakhir di selembar kertas kuitansi/ nota pembelian obat. Tanpa melihat kertas, ia menuliskannya: "KEKE MAU PERGI".....

    GORESAN TERAKHIR KEKE

    Posting ini memutar otomatis lagu AIR MATA - Dewa 19.


    Keke atau Gitta Sessa Wanda Cantika adalah seorang gadis remaja yang berusia 13 tahun ketika divonis memiliki penyakit kanker mematikan yang dapat membunuhnya dalam waktu 5 hari. Kanker itu menggerogoti bagian kiri wajahnya sehingga terlihat buruk. Walau dalam keadaan sulit, Keke berjuang untuk tetap hidup dan tetap sekolah seperti seorang gadis normal. Ajaib, Keke mampu bertahan dari penyakit itu selama 3 tahun, melawan vonis kedokteran. Keke, yang sadar hidupnya tak lama lagi kemudian berjuang untuk terakhir kalinya dalam hidup untuk ikut dalam ujian sekolah, impiannya hanya satu, ingin lulus dari bangku SLTP dan merasakan duduk di bangku SMA. Tuhan menjawab impiannya, ia mampu lulus dengan nilai terbaik di sekolahnya dan akhirnya duduk di bangku SMA walau hanya sehari saja sebelum akhirnya ia menyerah terhadap kankernya.
    (Silakan baca juga Preview Film-nya)

    -TRUE STORY GITTA SESSA WANDA CANTIKA.-
    (KISAH NYATA GADIS BERUSIA 13 TAHUN BERTAHAN HIDUP DARI KANKER GANAS PALING MEMATIKAN DI DUNIA)

    —————————————————————————————————————————————————————————————————————————————

    TUHAN BOLEHKAH AKU MENULIS SURAT KECIL UNTUKMU
    TUHAN BOLEHKAN AKU MEMOHON SATU HAL KECIL DARI MU
    TUHAN BOLEHKAH AKU HIDUP UNTUK WAKTU YANG LAMA
    TUHAN BOLEHKAN AKU ADA DI DUNIA INI UNTUK BAHAGIA..
    (Puisi lengkapnya, baca di SINI

    LAHIR 19 JULY 1991-25 DESEMBER 2006
    ALBUM PERDANA KETIKA AKTIF : ALBUM RAME RAME ANAK IDOLA
    KELUARGA : AYAH DAN 2 ORANG KAKAK LAKI LAKI.
    PRESTASI : 1999 ANAK TELADAN INDONESIA
    BEBERAPA PENGHARGAAN : MODEL DAN MENARI

    Surat kecil untuk Tuhan, surat terakhir gadis remaja penderita kanker ganas.

    Tuhan ..
    Andai aku bisa kembali..
    Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
    Tuhan ..
    Andai aku bisa kembali
    Aku tidak ingin ada hal yang sama terjadi padaku ,terjadi pada siapapun.

    Cuplikan itu menjadi sedikit bait dari sebuah tulisan yang ditulis seorang remaja penderita kanker Rabdomiosarkoma atau kanker jaringan lunak. Sebuah kanker ganas yang menyerang pada bagian wajah seorang gadis remaja bernama Gita Sesa Wanda Cantika. Umurnya masih 13 tahun saat dokter mengatakan kepada ayahnya bahwa putrinya hanya dapat bertahan selama 5 hari bila tidak melakukan operasi segera.

    Hati ayah mana yang tidak hancur ketika tau jalannya operasi itu harus membuat sang putri kehilangan sebagian wajahnya. Sedangkan sang putri mulai bertanya mengapa diwajahnya mulai tumbuh gumpalan sebesar buah kelapa. Tak ingin melukai hati anaknya, sang ayah berserta keluarga merahasiakan kanker itu pada Keke, panggilan gadis remaja aktif dengan sejuta prestasi model dan tarik suara. Namun perlahan Keke mulai menyadari dirinya bukan sakit biasa, ia sadar hidupnya tak mungkin akan bertahan lama dengan pandangan mata yang mulai buta oleh kanker.

    Walau akhirnya ia tau ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun yang merahasiakan penyakit maut itu padanya. Ia memberikan senyum kepada siapapun dan menunjukkan perjuangannya bahwa dengan kanker diwajahnya ia masih mampu berprestasi dan hidup normal di bangku sekolah. Tuhan menunjukkan kebesaran hati dengan memberikan nafas panjang padanya untuk lepas dari kanker itu sesaat.

    Keke dijenguk ayah, teman, dan guru di sekolahnya di pembaringannya yg terakhir

    Nafasnya telah berakhir 25 desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, namun kisahnya menjadi abadi. Ribuan air mata berjatuhan ketika biografi pertamanya dikeluarkan secara online. Pesan Keke terhadap dunia berhasil menyadarkan bahwa segala cobaan yang diberikan Tuhan adalah sebuah keharusan yang harus dijalankan dengan rasa syukur dan beriman. Perjalanan waktu, biografi Keke pun dipasarkan secara luas.
    05 Juli 2011