Kalimat Majemuk

Rekomendasikan artikel ini :
Kalimat majemuk adalah gabungan sekurang-kurangnya dua klausa. Jenis kalimat majemuk dapat diketahui melalui kata hubung yang digunakan.

1. Kalimat Majemuk Setara (KMS)
Adalah kalimat majemuk yang kedua klausanya memiliki kedudukan yang setara.
1.1 KMS Penggabungan (kata hubungnya: dan, lagi, serta, sambil)
1.2 KMS Penguatan (bahkan, apalagi)
1.3 KMS Pertentangan (atau)
1.4 KMS Pemilihan (tetapi, melainkan, sedangkan)
1.5 KMS Meneruskan / Urutan Waktu (kemudian, lalu, lantas, selanjutnya)
Contoh: Anak itu pandai dan rajin sekali.
Gabungan dari kalimat:
1) Anak itu pandai.
2) Anak itu rajin sekali.

2 Kalimat Majemuk Bertingkat (KMB)
Adalah kalimat majemuk yang salah satu klausanya memiliki kedudukan yang lebih tinggi (biasanya yang memiliki kedudukan lebih tinggi adalah klausa induk)
2.1 KMB dengan anak kalimat pengganti subjek
Anak yang berbaju merah itu adikku.
2.2 KMB dengan anak kalimat perluasan subjek
Budi, kakak iparku, sudah tiba.
2.3 KMB dengan anak kalimat pengganti predikat
Ayahku orangnya gemuk.
2.4 KMB dengan anak kalimat pengganti objek
Ia mengetahui bahwa kami telah menikah.
2.5 KMB dengan anak kalimat pengganti keterangan
a. Keterangan Waktu (ketika, selama, sewaktu, sejak, sebelum, sambil)
b. Keterangan Tujuan (agar, supaya, biar)
c. Keterangan Konsesif (walau, meski, kendati, sekalipun)
d. Keterangan Syarat (jika, asal, andai)
e. Keterangan Sebab (karena, oleh karena, sebab)
f. Keterangan Akibat (sehingga, maka, sampai-sampai, akibatnya)
g. Keterangan Cara (......dengan cepat)
h. Keterangan Alat (......dengan sepeda)
i. dsb.
Contoh: Anak itu rajin belajar sehingga selalu menjadi bintang kelas.
Gabungan kalimat:
1) Anak itu rajin belajar
2) Anak itu selalu menjadi bintang kelas.

3. Kalimat Majemuk Campuran (KMC)
Adalah kalimat majemuk yang merupakan campuran dari KMS dan KMB.
Contoh: Anak itu pandai dan rajin belajar sehingga selalu menjadi bintang kelas.
14 Mei 2011