RINGKASAN TEORI | Citraan / Imaji dalam Puisi

  • RINGKASAN TEORI | Citraan / Imaji dalam Puisi--
    Citraan disebut juga Imaji. Citraan adalah efek yang ditimbulkan oleh kata atau susunan kata dalam puisi terhadap pancaindera manusia.

    Jika kata-kata dalam puisi itu memberi efek pada indera penglihatan kita (mata), maka kata-kata itu memiliki citraan penglihatan (visual).
    Jika kata-kata dalam puisi itu memberi efek pada indera pendengaran kita (telinga), maka kata-kata itu memiliki citraan pendengaran (auditorial).
    Jika kata-kata dalam puisi itu memberi efek pada indera penciuman kita (hidung), maka kata-kata itu memiliki citraan penciuman.
    Jika kata-kata dalam puisi itu memberi efek pada indera peraba kita (kulit), maka kata-kata itu memiliki citraan perabaan.
    Jika kata-kata dalam puisi itu memberi efek pada indera pengecap kita (lidah) maka kata-kata itu memiliki citraan pengecapan; atau jika memberi efek pada perasaan (hati), maka kata-kata itu memiliki citraan perasaan.

    Sekarang, coba tentukan citraan yang terdapat dalam larik-larik berikut:
    1. Aku masih menyebut nama-Mu
    2. Cahaya-Mu panas suci
    3. Tinggal kedip lilin di kelam sunyi
    4. Aku hilang bentuk, remuk.
    5. Bau belerang merebak di sekeliling
    6. Semanis gula, sepahit empedu

    Jawaban: 1)pendengaran, 2)perabaan, 3)penglihatan, 4)perasaan, 5)penciuman, 6)perasaan (lebih tepatnya disebut pengecap). Mudah, kan?

    Selanjutnya coba kerjakan soal-soal UN di Contoh Soal Citraan

    Video contoh sederhana Musikalisasi Puisi AKU (KLIK DI SINI)
    12 Oktober 2010