SOAL | Menentukan unsur intrinsik puisi


Indikator Soal : Disajikan kutipan puisi, siswa dapat menentukan tema puisi tersebut

SOAL :

Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...

Tema puisi tersebut adalah ...
A. Persahabatan
B. Kelelahan
C. Perdamaian
D. Kepercayaan

KUNCI JAWABAN : A
PEMBAHASAN : Kata yang dirujuk: sahabat (sapaan positif) …. Kita (penyapa dan yang disapa) …. tebarkan arah (tindakan persahabatan) … untuk sahabat (penegasan persahabatan).

Indikator Soal : Disajikan kutipan puisi, siswa dapat menentukan suasana yang tergambar pada puisi tersebut

SOAL :

Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah ...
A. semangat
B. tegang
C. sunyi
D. gembira

KUNCI JAWABAN : A
PEMBAHASAN : Kata yang dirujuk: tebarkan arah … jangan lelah.

Variasi soal lainnya:

Indikator Soal : Disajikan kutipan puisi, siswa dapat menentukan tema puisi tersebut


Ada Tilgram Tiba Senja
....
Ada podang pulang ke sarang
Tembangnya panjang berulang-ulang
pulang ya pulang, hai petualang!
Ketapang. Ketapang yang kembang
Berumpun di perigi tua
Anakku datang anakku pulang
Kembali kucium, kembali kuraba

Tema puisi tersebut adalah ....

A. Bunga yang berkembang
B. Pulangnya anak tersayang
C. Kegembiraan seorang anak
D. Pulangnya sang kepodang

Kunci Jawaban : B
Pembahasan :
Tema merupakan gagasaan pokok dalam puisi. Tema berfungsi sebagai landasan utama penyair dalam puisinya. Tema puisi tersebut adalah Pulangnya anak tersayang. Hal ini ditunjukkan dengan larik Anakku datang anakku pulang/Kembali kucium, kembali kuraba.

Indikator Soal : Disajikan sebuah puisi, siswa dapat menentukan suasana dalam puisi tersebut.


Soal :
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah ....
A. gembira C. sedih
B. bangga D. duka

Kunci Jawaban : A
Pembahasan :
Bukti suasana gembira: Ada podang pulang ke sarang/Tembangnya panjang berulang-ulang (pada larik 1 dan 2); Anakku datang anakku pulang/Kembali kucium, kembali kuraba (larik 6 dan 7)

SOAL-SOAL LAINNYA
1. HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
a. Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
b. Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
c. Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
d. Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.

2. Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
a. Janganlah suka bermain air hujan.
b. Janganlah terlalu memikirkan masa lalu.
c. Janganlah masalah disimpan dalam hati.
d. Janganlah membiarkan jendela terbuka.

GURU SEJATI
Wajahmu lembut
Penuh kasih sayang
Kau selalu tersenyum
Bila anak murid menyambutmu
. . .
Karya Kadarwati
Kata bersinestesia terdapat pada larik . . . .
a. pertama
b. ketiga
c. kedua
d. keempat

8. HIDUP DAN PESAN NABI
Hidup bagaikan garis lurus tak pernah kembali ke masa yang lalu
Hidup bukan bulatan bola yang tiada ujung dan tiada pangkal
Hidup ini melangkah terus semakin mendekat ke titik akhir
Setiap langkah hilangkan jatah menikmati hidup nikmati dunia
Kalimat bermajas perbandingan pada kutipan puisi karya Taufiq Ismail di atas terdapat pada larik . . . .
a. kesatu
b. ketiga
c. kedua
d. keempat

9. SURAT DARI IBU
Pergi ke dunia luas anakku sayang
pergi ke hidup bebas
selama angin masih angin buritan
dan matahari pagi menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Suasana puisi tersebut adalah . . . .
a. mengharukan
b. mengecewakan
c. menyedihkan
d. menjengkelkan

10. Suatu senja di kala sunyi
Nelayan itu berjalan tegap
Ke arah debur ombak berbunyi
Dikelilingi cuaca gelap
(“Nelayan” karya Helmi Nasution)
Penggalan puisi di atas menceritakan . . . .
a. para nelayan yang pergi melaut setelah sore tiba di rumah
b. para nelayan yang seharian mencari ikan di laut lepas baru kembali setelah larut malam
c. para nelayan yang mencari ikan di laut lepas pada malam hari dan pagi hari baru kembali
d. para nelayan yang mencari ikan di laut lepas baru mendengar suara ombak setelah malam hari

11. Perhatikan penggalan puisi berikut!
1). Kutulis surat ini
2). Kala hujan gerimis
3). Dan angin bertiup
4). Mengelus daun cemara
Larik yang bermajas pada puisi tersebut terdapat pada nomor . . . .
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)

12. WAKTU BBM NAIK
Waktu BBM naik
Darah tinggi ayahku kumat menaik
Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.
Waktu BBM naik
Tetanggaku semua jadi panik
Mengapa gaji suami mereka makin terusik.
Waktu BBM naik
Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang secarik
Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.
Waktu BBM naik
semuanya naik dan naik
Hanya nilai raporku yang tidak naik.
Karya: Aulia Rizali
Puisi di atas lebih menonjolkan . . . .
a. makna
b. majas
c. rima
d. diksi

13. BILA NABATI TERSUNGKUR
Kucoba berjalan menapaki pertiwi nan luas
sambil menatap perutnya yang berhias panorama indah
Jejeran pohon sambil melambai siapapun yang lewat
tersirat makna: Aku di sini, seolah dia berucap
Akulah pelindung dari surya yang memuntahkan sengatan panas
Akulah penelan gelombang air yang siap menenggelamkan
Akulah pelindung hewani yang berkeliaran tanpa arah
Cobalah gunakan setetes aqliyah
Karya: Faisal Hakiki
Pesan yang terkandung dalam penggalan puisi di atas adalah . . . .
a. hutan adalah pelindung dari panas
b. bencana banjir adalah karena penebangan hutan
c. hutan adalah pelindung dari bencana banjir
d. bencana terjadi karena ulah manusia sendiri

Ladang Petani
Karya A. Hasjmi

Tersisih jauh di luar kota,
Mendatar ladang setentang mata,
Dalamnya penuh tanam-tanaman,
Senang riang pandangan mata,
Damai aman hati dan sukma,

Di tengah-tengah tanaman muda,
Petani berdiri dengan senangnya,
Memandang ladang penuh kejayaan,
Tumbuh-tumbuhan banyak macamnya hanya membayangkan datang zaman sentosa,
Isi puisi tersebut tentang …
a. Keindahan sawah lading
b. Tanaman siap panen
c. Suasana di daerah pertanian
d. Tumbuhan petani bermacam-macam.

Perhatikan puisi berikut!
Hampa
~ kepada Sri
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
~ Chairil Anwar

Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah …
a. Hendaknya jangan membuat seseorang harus menunggu.
b. Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
c. Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
d. Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.